Teman Spesial – Si Nyong

Nge&nyong

Teman spesial? Spesial pake telor???😆 . Disebut teman spesial, pastinya ada sesuatu yang membuat dia menjadi spesial, iya kan? Begitu juga dengan teman saya yang satu ini. Ada sesuatu yang menjadikan dia sebagai seorang yang spesial dalam hidup saya.

 

Bukannya saya alay menceritakan teman-teman spesial saya (dibilang alay juga nggak apa-apa sih😛 ). Nggak tau kenapa saya ingin sekali menceritakan teman-teman yang saya anggap spesial. Dan kayanya teman spesial itu memang pantas untuk saya tulis di blog tercinta ini🙂 .

 

Teman saya yang satu ini dulunya adalah musuh saya. Waktu kecil dia pernah nyakar muka saya (pasti dia lupa). Kalau inget mukanya dulu, bener-bener judes dan menakutkan. Hahaha (maap ya nyong!). Tapi saat dewasa dia malah jadi sahabat saya. Bahkan keluarganya seperti keluarga saya. Mulai dari ibu, bapak, adek-adeknya, om, tante, mbah putri dan mbah kakungnya, semuanya sudah seperti keluarga saya. Kebetulan, mbah putri dan mbah kakungnya adalah tetangga saya. hehehe

 

Entah bagaimana ceritanya kami bisa menjadi sahabat. Jujur aja, saya nggak pernah akrab sama dia sejak kecil. Sampai SMP kami tidak pernah satu sekolah. Baru SMA kami satu sekolah, itu pun nggak akrab banget.  Saya dan dia seperti punya teman dan dunia masing-masing. Nah, menginjak kelas tiga SMA (kalau nggak salah), kami sama-sama ikut ekskul karateka. Mungkin itulah awal kedekatan kami.

 

Sekarang kami kuliah di jurusan yang berbeda dan universitas yang berbeda juga. kosan pun berbeda. Tapi, Saat ini dia lah yang selalu ada buat saya disaat saya menangis, tertawa, susah dan senang. Meskipun punya kesibukan dan urusan yang berbeda, kami selalu ada waktu meski hanya untuk sekedar mendengarkan uneg-uneg, menemani jalan-jalan di saat suntuk, menemani disaat sendiri, dan lain sebagainya. Kami selalu menyediakan waktu.🙂

 

Oh ya! Panggilan dia untuk saya adalah “Nge“, sedangkan panggilan saya untuk dia adalah “Nyong”. Kalau digabungkan menjadi “Ngenyong“! Itu adalah bahasa Madura yang artinya “berjalan cepat sambil nggak memperhatikan sekitar” (kira-kira begitu). Nama ini muncul karena waktu SMA kami memang tidak suka jalan pelan. Saat sedang jalan bersama teman lainnya, kami pasti duluan. Waktu kami sadar, akhirnya kami olok-olokan sendiri “santai dong jalannya, jangan ngenyong,,, dasar kamu si enyong…” kata saya. Terus dia balas “Kamu juga… Nge nge….“. Yah, akhirnya sampai sekarang panggilannya ya “nge” dan “nyong”😀 .

 

Saya dan si Nyong punya tempat rahasia yang sering kami kunjungi kalau lagi suntuk. Tempat itu adalah bukit yang ada di dekat rumah. Hanya kami yang tau jalan menuju bukit itu. Dan itu adalah tempat rahasia kami. Pernah saya posting di sini nih, tempat rahasia kami🙂 .

.

Nyong, nyong, semoga persahabatan kita tetap baik sampai kakek nenek nanti. Meski mungkin nanti kita jauh. Jangan lupakan aku ya nyong, nanti aku beli hape lagi dan nomor yang operatornya sama deh kalau kamu mau curhat lewat telpon. Wkwkwkwk

2 pemikiran pada “Teman Spesial – Si Nyong

  1. Gueh gak masuk temen spesial berati yeee….auhhhh menyakitkaannnn…setelah bertubi-tubi kau menjadikanku objek kebahagiaan..kau bilang akku tidak spesial…tidaaaakkkkkk…bahkan aku diam2 membaca blogmu…jahat….ahahhahahahah alay..

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s