Cerita Si Serakah

Akhirnyaaa…. Saya bisa pulang kampung setelah satu bulan melakukan PBL (Pengalaman Belajar Lapangan) di desa!!! Senangnyaaa… ^^

Kumpul dengan keluarga di bulan ramadhan memang benar-benar moment yang sangat menyenangkan dan berharga…

Malam ini saya masih dirumah, besok tanggal 2 Agustus harus balik lagi buat nuntaskan laporan… Hemmmhh… Semangaaat!!! >,<

Waktu datang ke rumah,,, wuihh… Saya udah cuap-cuap cerita tentang PBL sama ortu…. Sampe capek nih mulut… Hehe

Malam ini sebelum terawih kami kumpul-kumpul lagi. Awalnya kami cerita tentang banyak topik, tapi nggak tau kenapa kami kok jadi ngomongin topik tentang orang yang serakah ya…

Cerita ayah:

“Ada nih cerita tentang orang serakah…. Disuatu acara, semacam selametan gitu. Setelah acara selesai para undangan boleh ngambil kue. Yang hadir kan kebanyakan anak muda, ada salah satu anak yang serakah. Dia ambil kue (kue klepon) trus ditaruh di kopiahnya, setelah itu dia ambil kue lagi. Teman-temannya pada berebut, dan waktu rebutan itu ada yang tau kalau di anak serakah udah naro kue di dalam kopiah yang dipakainya. Waktu berebut mengambil kue, dengan sengaja temannya memukul kepala si anak serakah itu. Kue yang ada di dalam kopiah anak serakah itu adalah kue klepon (kue yang terbuat dari beras ketan berisi gula, yang kalau dimakan dia akan meletus dan gula di dalamnya akan meleleh). CROOOOTT…. Meleleh lah gula merah dari dalam kopiahnya memenuhi kepala anak serakah itu….”πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

saya dan ibu ngakak nggak abis dah denger cerita ini….Β  Bayaran untuk orang serakah…..

Ayah cerita lagi:
“waktu panen kopi, Pak -tiiit- suka membawa kopi dari kebun tempat ia bekerja. Padahal itu tidak boleh! Bagiannya hanya dibagikan kalau panen sudah selesai. Jadi kalau pulang kerja, dia sudah bisa menikmati kopi hasil keserkahannya itu, sedangkan pekerja lainnya belum. Lama-kelamaan pekerja lainnya mengetahui perbuatan Pak -tiiit- tersebut. Karena kesal, tanpa sepengetahuan Pak -tiit- kopi yang suka dibawa olehnya dicampur dengan cabe. Jadi kopi pedas!”πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Haduuuh….. Makanya, jadi orang jangan serakah,,,,
Semoga dari cerita sederhana ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua…πŸ˜€

SekiaaanπŸ˜€

26 pemikiran pada “Cerita Si Serakah

  1. Wah, kaga kebayang ntu kue klepon “meledak” di atas kepala, dan gula merahnya meluber, mandi berjam-jam pun pasti tetep lengket

  2. “Malam ini saya masih dirumah, besok tanggal 2 Juli harus balik lagi buat nuntaskan laporan..”
    An,,, gak salah tuh ?

    hahaha… lucuuuuu…..

    tapi pas kata “CROOOOTT….” kho hurupnya gede semua An….?

    masih ada cerita lucunya ??

    • iyaaa itu salaaah… hahaah udah diingetin ama mas Gandi, makax skrg udah bener. hehe

      hurupx besar semua… biar kerasa muncratnya… hahahaha

      udah abis mas… ayah cuma cerita itu doank… keburu solat terawih… hemm

      • oh dah ada yg ngingetin toh…

        ough… dahsyat….

        ,,, jujur ne baca post An kali ini jadi ada ide untuk membuat halaman di blog saya, isinya kumpulan dari post post sahabat yang bisa membuat orang yg membacanya tertawa.. kopas utuh tanpa di edit dengan menyertakan sumber dan link-nya dan atas izin si sumber tentunya….

        gimana An ngizinin ga ?
        di tunggu jawabanya..
        makasi….

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s