Gangguan Pengungkapan Imajinasi

Teman, pernah nggak mengalami yang namanya gangguan pengungkapan imajinasi ke dalam tulisan? Istilah ini bikinan saya sendiri sih sebenernya (hehe). Jadi maksudnya gini, sebelumnya kamu bisa mengungkapkan apa yang ada di pikiran kamu ke dalam tulisan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang kamu pikirkan. Namun tiba-tiba karena suatu hal, itu tidak bisa lagi kamu lakukan. Seperti yang saya alami sekarang ini.

Sebelumnya, saya merasa bisa dengan mudah menuangkan apa yang ada di pikiran ke dalam tulisan, sehingga orang lain bisa paham dan merasakan apa yang saya rasakan (dilihat dari respon pembaca). Tapi, sekarang rasanya suliiiit sekali untuk melakukan itu. Saya jadi ribet sama masalah SPOK dan EYD, di dalam pikiran ini selalu muncul “pengkritik” yang bilang “Bener nggak sih kalimat ini?”, “Ini salah nih, harusnya pake kata itu, tanda baca ditaro sini..” dan bla bla bla bla….

Jujur saja, pengkritik dalam pikiran saya ini tidak membuat saya lebih baik. Hal ini membuat saya tertekan dan menjadi tidak bebas dalam mengekspresikan apa yang ada di dalam pikiran saya ke dalam tulisan. Tulisan saya menjadi kaku dan membosankan (itu yang saya rasakan). Saya jadi pusing sendiri kalo ingin menulis sesuatu, padahal cerita yang akan saya tulis itu bener-bener cerita seru yang ingin saya bagi.

Setelah saya pikir-pikir, ternyata ini adalah dampak dari pengerjaan skripsi. Meski sudah lama selesai, tapi efeknya masih terasa sampai sekarang. Yah, tau sendiri kan bahasa skripsi itu seperti apa? Penuh aturan dan membosankan.  Kebetulan saya dapat penguji yang begitu peduli dengan tulisan saya, sampai-sampai beliau mau membaca dengan cermat dan teliti seluruh isi skripsi saya dari halaman depan sampai lembar terakhir. Dampaknya adalah, banyak refisi meeen! Bolak-balik ganti kalimat, perbaikan salah ketik, ganti kata yang tidak sesuai dengan aturan penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan lain sebagainya. Sekedar informasi, skripsi saya mengalami refisi sebanyak 5 kali dalam waktu lebih dari sebulan setelah sidang/ ujian. Padahal, normalnya (kebanyakan yang teman-teman saya alami) hanya 1 sampai dua kali refisi dan langsung ACC. Bener-bener membuat saya mabuk dan mati kebosanan… Haaah…. Andai skripsi bisa ditulis seperti novel, tentu tidak akan se-membosankan itu sampai berdampak pada pengungkapan imajinasi saya ke dalam tulisan.

Sekarang anggap saja saya sedang terapi untuk memulihkan gangguan ini. Jadi, mohon bantuannya ya teman-teman, supaya saya bisa sembuh segera dan merasa senang lagi ketika menulis (bukannya stress dan tertekan).

Sekian! Terimakasih sudah membaca😀

10 pemikiran pada “Gangguan Pengungkapan Imajinasi

  1. Ciyee.. yang udah skripsi. Bebas tuntas donk? Selamat Mbak, anda sudah keluar dari zona ‘serasa ingin nyerah dan nikah aja’😀
    Pernah. Aku juga pernah ngrasain kayak gitu Mbak. Tapi nggak seberat Mbak sih, hehe, sampek revisi 5 kali gitu. Subhanallah, mantab bener tuh berarti skripsinya🙂

    • haha… ya Alhamdulillah sudah melewati semua itu. Kalau dulu pikirannya ngga mau nyerah terus nikah aja sih, pengennya jampi-jampi dosennya biar nurut ama kita. wkwkwk

      mantep ya, 5 kali refisi saking sayangnya sama mahasiswa….

  2. klo aku malah dari dulu sampe sekarang masih belum bisa nuangkan apa yang dipikiran..sering kali pas udah ditulis terus dibaca ulang beberapa hari kemudian, baru deh terasa klo yang ditulis itu bukan yang dimaksud..

    tp aku ga pernah mikirin bakalan dikritik SPOK atau EYD nya sih nis hehe..klo pun nanti ada yang kritik, nah itu ku jadikan kyk “wah ada hal yang baru ku dapat” hehe…

    hehehhe…semangat anis..ceritanya seru loh yang dikirim itu😀 hehehe, btw dipublish ga yang km kirim itu ? :p

    • samaa… setelah dibaca beberapa hari kemudian baru keliatan berantakannya tuh tulisan. wkwkwk
      Nah, itu dia mas, dulu aku jg nggak mikirin SPOK dan EYD. Dampak skripsi ini nih…
      seharusnya nggak boleh takut salah ya, kalau ada yg mengkritik kan malah bagus, bisa belajar dari situ…

      Semoga saja, saya masih berdoa. hehe. Makasiii mas danni😀

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s