Hikmah Keterpurukan

Waktu tau IP ku nggak sampe 3 lagi, rasanya kecewaaa banget! Capek! and males banget mau kuliah! Apa salah jurusan yah???  Kenapa?? Padahal udah ngerasa belajar keras (baru ngerasa… Hehe), udah rajin, udah aktif di kelas, humhhh… Apanya yang salah???

Kalo nggak inget ma ortu yang udah jungkir balik cari biayanya buat kuliahku,,, saya pasti udah OUT  dari sanahhh!!!

Tapi kalo dipikir-pikir lagi, ditimbang-timbang lagi, ditimang-timang lagi (Hehe..). Udah sejauh ini, udah melewati banyak rintangan dan pertimbangan untuk masuk jurusan ini, berarti bukan jurusannya yang salah, tapi pasti ada kesalahan atow  ke’erorr’an di sayanya. (k’erorr’an itu masih dalam penelitian kawan2.T.T)

Pas diinget-inget, saya ini tipe orang yang semangatnya naik pol-polan kalo lago down and malezz bangett/ santai bangett kalo situasi hati udah membaik, padahal belom mencapai apa pun.(haha… Nggak kebalik tuh???) tapi emang begitu kenyataannya teman-teman…

waktu saya lagi down, banyak hal yang saya dapat cz nggak mau terus-terusan sedih and meratapi kegagalan, kalo udah membaik saya jadi santai dan susah menaikkan gairah mencapai tujuan awal! Jadi pas keadaan itu, semangatnya naik (pas berusaha naikin semangat) and turun (Pas ngerasa baik-baik saja)…. Ckckckc…. Gara-gara sikap saya itu, saya jadi tidak mencapai apapun… Adeghhh, sama aja dong! (Cuma jadi stabilisator ja motivasinya)

Tapi kali INI!!! Moga-moga nggak kejadian lagi!!! Ini kesempatan terakhir saya untuk dapet IP 3!!! Please Ya Allah… Tolong sayaaaa!!!!

Keadaan down saya kali ini membawa beberapa informasi, ini dia: (Abis liat artikel itu kalo bisa balik lagi ke sini iahh… Fhufhufhu)

1.  Kiat Meningkatkan IPK

2. Empat Jenis Mahasiswa, Anda Termasuk Yang Mana? (kalo yang ini aku masuk mahasiswa jenis 1 dan 2. haha…)

3. Kiat Jitu Mengatur Waktu

4. Dapat Apa Sih di Universitas?

dan Ada beberapa pesan juga yang saya dapet dari ceramahnya ustadz  Quraish shihab, ini dia kutipannya:

Seorang Laki-laki mengajukan pertanyaan,”Apa kaitannya idabah seseorang dengan pekerjaan, artinya apakah ibadah seseorang itu mampu mendorong meningkatkan ekonomi seseorang? Karena dalam realitasnya banyak orang yang tidak beribadah tetapi ia diberi rizki yang berlimpah dan justru sebaliknya, bagaimana pandangan Bapak?”

Ustadz Quraish Shihab menjawab:

Pekerjaan itu bisa jadi ibadah, bahkan Nabi pernah bertanya pada satu orang, “itu siapa yang membelanjai dia?” orang itu menjawab,”ada saudaranya yang bekerja di pasar” Nabi berkata lagi,”Saudaranya lebih utama dari dia”.  Itu ibadah dalam pengertian umum. Ada ibadah dalam pengertian khusus, ibadah dalam pengertian khusus itu misalnya sholat, puasa, zakat dan sebagainya. Ini tidak ada kaitannya dengan sukses di dunia. Kalau ada, itu hanya sedikit sekali. Saya mau beri contoh,  taqwa itu ada dua macam, taqwa artinya menghindar dasi siksa Tuhan, Siksa Tuhan ada siksa di dunia dan ada siksa di akhirat. Saya beri contoh, orang yang makan-makanan kotor dia sakit perut, itu gambaran dari siksa duniawi. Orang yang sholat tetapi makan makanan kotor, sakit perut atau tidak? (sakiiit…). Kita balik, orang yang bekerja tetapi tidak sholat, dapat rizki atau tidak? Dapat rizki… Orang yang sholat tapi tidak bekerja, tidak dapat rizki. Kita di sini disuruh bertaqwa, ada taqwa menghindar dari siksa di dunia dan taqwa menghindar dari siksa di akhirat, kita umumnya ambil yang akhirat tidak mau taqwa duniawi. Yang tidak sholat dan sebagainya ambil taqwa duniawi, tidak ambil taqwa ukhrawi, padahal pada prinsipnya taqwa seprti itu. Jadi anda bisa temukan orang yang tidak sholat kaya, sholat ajaran syari’ah, sangsinya di akhirat. Bekerja berkaitan dengan hidup duniawi, yang memperhatikan sistem duniawi dia dapat ganjaran dunia. Jadi jangan beranggapan orang yang tidak sholat tidak mendapat siksa. Siksanya di akhirat. Jangan anggap orang yang sholat tapi tidak kerja bakal kaya, karena bukan itu caranya.

Terus apa hubungannya dengan IP ku??? Haha… Ya, tinggal di kaitkan aja dengan urusan mahasiswa. Jangan harap orang yang sholat dan berdoa tapi tidak belajar dengan sungguh-sungguh atau tidak mengerahkan seluruh kemampuannya bisa dapat nilai yang baik. Begitu pula sebaliknya… kalo dua-duanya di kerjakan, waaahhh dapet dunia yang barokah dan akhirat juga.

Kaya’nya saya termasuk orang yang belum mengerahkan seluruh kemampuan, masih belum seimbang antara ibadah dengan usaha… Hehe

Cha!!! Mulai sekarang harus berjuang!!!

Visi: Semester ini dapat IP 4!(haha..), sukses di masa depan!!!

Misi:

  • kurangi tidur, kurangi tidur, kurangi tidur!
  • Ingat tujuan kuliah itu dapat KSTAE (Knowledge, Skill, Technique, Attitude, Experience)
  • kejar nilai matkul yang nggak populer!
  • berdoa…

11 pemikiran pada “Hikmah Keterpurukan

  1. sama, kyk nasibQ d smester 4. IP Turun drastis ampe cmn bisa ngambil 21 sks (maksimal) d smester 5 ini, padahal biasax ngambil 24 sks.

    Smangka kawan! ^^

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s