Nyalon di Rumah (1)

Merawat diri bagi wanita itu sangat penting. Secuek-cueknya wanita, jangan sampai lah menelantarkan  diri sendiri. Bagaimana pun, apa yang kita miliki ini adalah anugerah dari Tuhan. Nah, untuk mensyukurinya, harus dirawat dan dijaga baik-baik.

Beruntung bagi wanita yang sudah bersuami, karena kalau enak dilihat dan membahagiakan misua, eh suami, kan dapat pahala. Hehe

Bagi kita yang belum menikah juga nggak ada ruginya. Meski nggak cantik, putih, mulus kaya putri giok, tapi kalau kita bersih dan terawat, jadinya enak dipandang.🙂

Sebenarnya saya juga orang yang cuek sama penampilan. Cuek banget malah. Dulu waktu masih sekolah, pakai lotion sehabis mandi bisa dihitung dengan jari. Kalau hari libur, mandi cuma sekali (sekarang juga sih😛 ). Semenjak kuliah, kesadaran untuk merawat diri mulai tumbuh. Jadi masih mending lah dari pada jaman sekolah dulu. Ini juga berkat teman-teman yang selalu mengingatkan saya.🙂

Bagi sebagian orang yang punya rejeki lebih dan mau meluangkan waktu, salon akan jadi tempat pilihan untuk melakukan perawatan. Berhubung nggak semua orang mau dan mampu (termasuk saya), perawatan sendiri di rumah juga bisa jadi pilihan. Dengan kata lain, merawat diri itu nggak perlu ngeluarin banyak duit. Cukup dengan perawatan sederhana, alami dan murah meriah di rumah.

Perawatan diri banyak macamnya ya, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Saya di sini cuma akan berbagi tentang cara saya merawat kulit wajah, kulit tubuh dan rambut. Karena perawatan itulah yang sering saya lakukan. Ini lebih ke cerita dan berbagi saja, bukan tips-tips atau cara-cara yang paten untuk dilakukan.:mrgreen: . Berlaku juga buat cowok looh…

RAMBUT

Merawat rambut bagi saya gampang-gampang susah. Karena jenis rambut saya ini dibilang lurus nggak lurus, keriting juga nggak keriting. Galau kaya orangnya😛 . Jadi susah di atur. Tapi saya nggak memperhatikan itunya sih, yang saya perhatikan di sini adalah kesehatan rambutnya. Bersyukur rambut saya nggak pernah mengalami yang namanya bercabang, kalau rontok iya, tapi normal-normal saja.

Dulu saya sempat punya masalah dengan ketombe. Berbagai cara saya lakukan termasuk cara gila yang satu ini.

Saya menemukan artikel yang menceritakan hasil sebuah penelitian. Penelitian menyebutkan bahwa sebenarnya kulit kepala ini mengeluarkan zat-zat khusus yang dapat melindungi kulit kepala dari kotoran, ketombe, rambut rontok dan masalah rambut lainnya. Permasalahannya adalah, kulit kepala malas mengeluarkan zat-zat itu karena sudah digantikan oleh Shampoo. Sedangkan shampoo mengandung banyak bahan kimia dan detergen yang tidak selamanya dapat melindungi rambut, malah dapat merusaknya. Penelitian itu melakukan percobaan pada seorang relawan yang sudah putus asa dengan rambutnya yang terus rontok, berminyak dan berketombe. Relawan itu disuruh untuk keramas hanya dengan menggunakan air, tidak menggunakan shampo. Seminggu sekali keramas menggunakan air yang dicampur dengan bubuk soda (untuk menghilangkan bahan kimia). Pada minggu ke empat, baunya memang seperti kambing, tapi pada minggu keenam, kulit kepalanya mulai memproduksi zat-zat pengatur keseimbangan kulit kepala. Hasilnya, rambutnya kini menjadi lebat, tidak berminyak dan tidak berketombe.

Nah, saya ikutan nyoba tuh, tapi gagal pada minggu ke dua. Gak tahaaan. Lepek banget dan baunya juga nggak enak. Coba kalau saya nggak ngampus, pasti udah berhasil tuh. Rambut lepek, kotor dan bau juga bikin mood nggak baik. Tapi kalau teman-teman ada yang mau mencoba ya silahkan. hehehe

Sekarang, saya melakukan perawatan biasa-biasa saja. ini yang saya lakukan:

  1. Keramas dua atau tiga hari sekali. Jangan sering-sering pakai shampoo, nggak baik. Sekali-sekali keramas dengan air yang dicampur bubuk soda untuk menghilangkan bahan kimia di kepala.
  2. Pakai conditioner. Sehabis keramas dengan shampoo, gunakan conditioner. Mungkin ada teman-teman yang belum tau cara menggunakan conditioner? Saya  ada tips nih, dari mbak-mbak salon tempat saya potong rambut. Katanya, kalau pakai conditioner itu di batang rambutnya saja, jangan sampai kulit kepala. Karena itu bisa memicu timbulnya ketombe.
  3. Jangan keringkan rambut dengan handuk atau hair-dryer. Kalau bisa, keringkan rambut dengan cara alami saja yaitu diangin-anginkan. Menurut informasi yang saya dapat, mengeringkan rambut dengan menggunakan handuk dapat membuat rambut menjadi kering, kusam dan bercabang (karena gesekan dengan handuk). Apalagi dengan menggunakan hair-dryer, suhunya yang panas bisa menghilangkan kelembaban rambut, membuatnya kering, kusam dan bercabang.

Diangin-anginkan kan lama keringnya? Kata siapa? Rambut saya tebal tapi cepet kok keringnya, tanpa menggunakan handuk atau hair-dryer. Caranya memang agak aneh sih, boleh diikuti boleh tidak:mrgreen: .

Jadi, sehabis keramas, saya biasa memeras rambut, setelah itu mengibas-ngibaskannya ke depan dan kebelakang persis seperti orang mengibas-ngibaskan baju yang mau di jemur. Kalau nggak biasa awalnya bakal pusing. Tapi kalau udah profesinal:mrgreen: seperti saya, ga bakal pusing kok. Hahaha

Lanjut ke Nyalon di Rumah (2)

7 pemikiran pada “Nyalon di Rumah (1)

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s