Melepaskan Diri Dari Jebakan

jebakan cinta

Jebakan yang saya maksud disini adalah Jebakan Cinta . Ya, saya sempat terjebak dalam jebakan cinta yang begitu membuat saya terlena. Padahal cinta itu tidak halal dan sangat penuh dengan kemudharatan. Cinta sesama manusia yang belum halal benar-benar Cuma bikin pusing (bagi orang yang menyadari).

Saat saya terjebak dalam jebakan cinta yang pertama. Awalnya menyenangkan karena ada seseorang yang begitu menyayangi saya, membuat saya seakan-akan spesial dan hanya saya satu-satunya yang berharga. Namun sebenarnya sejak awal menjalin hubungan  yang kita namakan “Pacaran Islami” ini, saya sudah merasa khawatir. Banyak pertanyaan yang muncul berulang-ulang setelah saya  bertemu dengannya. “Apa tidak apa-apa seperti ini?”, “Apa ini benar?“, dan lain-lain. Meskipun tidak pernah dia menyentuh kulit saya, tidak pernah kami bertatapan secara langsung dan sangat jarang kami memiliki momen berdua, atau duduk berdampingan berdua. Tapi hubungan itu benar-benar membuat saya tertekan hingga saya memutuskan untuk tidak melanjutkan hubungan itu. Saya menganggap itu adalah ujian dan godaan dalam perjalanan untuk tetap lurus melakukan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Sekarang, saat saya menjadi mahasiswa, saya mulai masuk lagi dalam jebakan itu. Meski kali ini judulnya bukan “Pacaran Islami”. Hubungan ini benar-benar lebih parah dan menjebak. Saya lebih sering berduaan dengannya, lebih memiliki ikatan batin dan emosional yang kuat, lebih berani bertatapan mata, dan bersentuhan. Pokoknya kali ini benar-benar jauh daripada yang sebelumnya.

Hingga saya menyadari kembali bahwa ini tidak benar. Saya harus keluar dari jebakan ini dan berusaha untuk kembali pada prinsip dan tujuan hidup yang sebenarnya.

Saat ini saya berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk teman, sahabat, saudara dan orang-orang yang ada di sekitar saya. Saya membatasi diri dan juga hati saya agar tidak masuk dalam jebakan lagi. Sejalan dengan itu,saya juga terus memperbaiki diri sebagaimana saya menginginkan orang yang terbaik datang untuk menghalalkan saya.

So girls, jangan mudah terjebak dengan cinta yang tidak benar. Jaga dirimu dengan baik, lindungi hatimu. Percayalah, sebagaimana dirimu yang menginginkan laki-laki  baik,  laki-laki baik juga menginginkan wanita yang baik. Perbaiki dirimu, persiapkan dirimu untuk mendapatkan yang terbaik🙂

18 pemikiran pada “Melepaskan Diri Dari Jebakan

  1. suka deh–coba bikin post mengenai seorang istri yang diselingkuhi teman kerja suami-padahal istrinya itu kenal baik dengan wanita teman kerja suaminya itu : saya akan dukung🙂

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s