Di Jam dan Menit yang Ini

Di jendela tak berkaca itu aku bisa mendengar suaramu

Tersenyum dan sesekali tertawa mendengar candamu

Di jam yang ini dan menit yang ini,

Aku biasa duduk di sana mendengar semua ceritamu

Kini aku sedang menatapmu lewat memori itu

Ingin rasanya melompat merobek tirai waktu dan kembali ke masa itu

Menyeret memori kita untuk tinggal di jam dan menit ini yang kurindukan

Hah, sudahlah

Ku tutup saja mimpi itu

Ku kembalikan semua pada tempatnya

Sekarang, di jam dan menit yang ini

Aku berdoa agar bisa tersenyum untuk mendengar kisahmu di masa yang akan datang

8 pemikiran pada “Di Jam dan Menit yang Ini

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s