Menghadapi Cuaca ekstrim 2015

2015 Has been hottest year on record

Begitulah headline news  salah satu chanel TV yang saya tonton beberapa minggu yang lalu.  Pantes aja, saya bisa berkeringat di rumah sendiri. Pasalnya, daerah rumah saya itu adalah pegunungan. Tidur siang saja pakai selimut, tapi akhir-akhir ini saking gerahnya tidur di malam hari pun berani tanpa selimut.

Ada apa ini? Apa dampak global warming sudah semakin parah? Ternyata selain global warming, cuaca ekstrim yang terjadi adalah dampak dari fenomena El Nino. Bagi yang belum paham apa itu El Nino, bisa dibaca di artikel BMKG berikut (Sejarah Dampak El Nino di Indonesia)

Dampak cuaca ekstrim ini bukan hanya dirasakan oleh saya dan keluarga, tapi ternyata Jio pun merasakannya. Jio, kucing hitam mulus, lucu, imut dan manja, beda banget sama tampilannya yang sangar. Haha

Kalau dilihat dari tingkah lakunya, sepertinya Jio juga ikut kepanasan. Kerjaannya minuuum melulu, terus juga kalau tidur suka pindah-pindah. Awalnya tidur di atas kursi atau kasur, terus tiba-tiba dia bangun dan pindah tidur di lantai. Kepalanya di tempelkan seperti ingin merasakan dinginnya lantai, nggak lama kemudian dia pindah lagi ke atas kursi atau kasur. Begitu seterusnya.😆

Nggak Cuma itu, nafsu makan Jio juga ikut berkurang akibat cuaca ekstrim. Ternyata, hal ini terjadi pada semua kucing peliharaan teman saya. Katanya, kucingnya pada diare dan nggak nafsu makan akibat cuaca ekstrim. Bahkan di beberapa daerah, ayam peliharaan banyak yang mati karena kepanasan.

Kabarnya, cuaca ekstrim ini akan semakin parah di tahun 2016. Oh My God.

Peristiwa ini tentu sangat mengkhawatirkan, apa lagi bulan lalu Indonesia sedang dilanda bencana kabut asap. Hujan yang tidak kunjung datang membuat resah warga. Kalau benar tahun 2016 cuaca akan semakin panas, bagaimana jadinya ya? Akankah tahun depan bencana kabut asap akan terulang? Akankah bencana kekeringan akan semakin parah?

Duh, jangan sampai ya… Sudah cukup kejadian tahun ini, jangan sampai terulang di tahun 2016. Jadi tolong jaga alam kita dengan baik. Jangan membakar hutan, jangan menebang pohon sembarangan, jangan membuang sampah sembarangan, mengurangi emisi gas rumah kaca dengan lebih memilih jalan kaki daripada naik motor, dan lain sebagainya.

Dimulai dari diri kita lah ya… Dari hal yang paling kecil dan sederhana. Jangan melulu nyalahin pemerintah sedangkan diri kita nggak peduli lingkungan. Padahal lingkungan ya tempat kita tinggal, kita merusaknya ya kita yang rugi, sebaliknya bila kita menjaganya ya kita juga yang mendapat untung.🙂

5 pemikiran pada “Menghadapi Cuaca ekstrim 2015

  1. Yups benar sekali🙂
    Mengapa harus selalu menyalahkan mereka (pemerintah)…?
    Bencana apapun itu alamlah yang melakukannya…
    Pemerintah hanyalah memberikan peringatan dan berusaha mencarikan solusi…
    Meskipun ada beberapa diantara mereka yang “tidak benar” dalam pemerintahannya, tapi semua itu kembali kepada diri kita sendiri…

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s