Kejadian unik di jalan, penghibur rutinitas

Kejadian-Kejadian Lucu 9

Sumber Klik Gambar

Rutinitas adalah kegiatan yang dilakukan setiap hari, berkali-kali, dengan cara yang sama dan bisa jadi di waktu yang sama (definisi sendiri). Bosen? Ya, biasanya begitu. Siapa sih yang nggak jenuh dengan kegiatan yang diulang-ulang setiap waktu? Mungkin memang ada beberapa orang yang senang melakukan kegiatan yang sama berulang-ulang di seluruh hidupnya, tapi yang pasti itu bukan saya. Baca lebih lanjut

Iklan

Kemarin Sore

Kemarin sore, saya dan ibu duduk-duduk di teras depan rumah. Tiba-tiba datang seorang wanita paruh (tiga per empat sih tepatnya) baya datang menghampiri. Pakaiannya cukup unik untuk wanita seumurannya. Dia memakai kemeja berwarna biru, di lengan kanannya tertempel nomor-nomor yang tidak saya mengerti itu nomor apa. Nomor itu semacam bet yang ditempelkan dengan menggunakan banyak peniti, bukan di jahit. Untuk bawahannya, dia menggunakan celana pendek berwarna orange. Asesoris di tangan dan lehernya beggitu nyentrik dan unik. Rambutnya dikuncir kuda tak karuan. Sambil menghisap batang rokok yang tinggal seujung jari, dia menghampiri kami.

“Bu Jenawi ada bu?” (Bu Jenawi, tetangga saya)

“Oh, engga ada Bu. Pergi ke rumah cucunya sejak kemarin..”
Ibu itu lalu ikut duduk di teras bersama kami. Terlihat dia membawa bungkusan.

“Apa itu Bu?” tanya Ibu saya.

“Telor bebek… Katanya Bu Jenawi mau beli telor bebek, tapi kok ngga ada orangnya.” (Ngomongnya pake bahasa daerah, Madura)

“Ooooh… Coba lihat telornya. Ada berapa?”

“Ada 13 butir…”
“Ya sudah, saya saja yang beli… Berapa semua?”

Ibu itu terlihat senang. “kalau 13 di kali 1.500 itu berarti 20.500…” Baca lebih lanjut

Mandi Nggak Yaa….

(Postingan nggak penting) Wednesday, August 27, 2014

“Sagitarius. Mau mandi aja drama” begitu kicauan salah satu teman saya di twitter. Saya memang nggak percaya sama ramalan bintang, tapi pernyataan yang satu ini tak dapat saya sangkal.Β  Bukannya sok jorok ya (emang jorok πŸ˜› ) tapi saya itu kalau disuruh mandi sore, behh, bener-bener butuh motivasi besar untuk mewujudkannya.

Waktu masih kost dulu, biasanya sore hari saya ke sana ke mari sambil bawa handuk. Cuma dibawa aja dari kamar satu ke kamar lainnya sambil galau “Mandi nggak yaa…”. Teman-teman sampai pada hafal dengan kata-kata saya yang satu ini.

Kadang, sebelum saya nge-galau, mereka udah nyeletuk duluan “Mandi nggak yaa…”. Selalu seperti itu setiap sore. Setelah 1-2 jam berkelana ke sana kemari bersama handuk, barulah kemudian saya mandi.

Sekarang, di rumah saya lebih sering godain ibu saya.

Me : “Bu, aku mau mandi ya?”
Ibu: “Nggak usah!”Β  (efek keseringan menerima laporan mau mandi tapi ngga segera dilaksanakan)

Setelah laporan, biasanya saya masih ke sana ke mari, makan itu makan ini, nonon TV, main sama kucing, dan lain sebagainya sampai kadang lupa anduknya nyantol di mana.

Entahlah, rasa malas itu benar-benar menahan saya untuk segera masuk kamar mandi. Seperti sore ini… Baca lebih lanjut

Degan dan Kelapa Muda

13436269281834245650Sore ini saya ditugaskan ibu untuk membungkusi es lilin kacang hijau di dapur. Ada adek saya juga di sana, sedang membersihkan ikan hasil tangkapannya ( habis mancing di sungai). Sambil membungkusi es lilin, iseng-iseng saya nyanyi salah satu lagu sunda. Kira-kira begini lagunya, Ehem Ehem…. “Es lilin mah cece, kalapa muda….” (hujan guntur badai gempa) :mrgreen:

Ibu saya yang lagi beres-beres dapur langsung nyeletuk “Tuh, kalau di jawa barat namanya kelapa muda, ngga ada yang namanya degan.” Ibu saya kebetulan orang Jawa Barat.

Adek saya juga ikutan nimbrung. Dia cerita pengalamannya bersama dengan tukang es waktu ke rumah tante di Depok. Kira-kira seperti ini percakapannya: Baca lebih lanjut

Bentuk Perhatian

PERHATIAN… PERHATIAN…. Kereta menuju kota bla-bla-bla akan segera diberangkatkan……

Ehehehe

Tapi bukan itu maksud dari perhatian yang akan saya ceritakan di sini. Perhatian ini adalah suatu bentuk sikap yang sangat disenangi, diharapkan dan dikembangkan…. Baik laki-laki atau pun perempuan, semuanya suka dengan sikap yang satu ini. Iya kan?? hehe

“aku ingin punya cowok yang perhatian…”
“dia udah nggak perhatian lagi sama akuuuu…”
“beruntungnya aku punya cewek yang perhatian…”
“untung aja Ayah selalu perhatian sama Ibu…”

dan lain sebagainya…

Sebenarnya bentuk perhatian itu seperti apa sih? Yang suka nanyain kamu “udah makan apa belom?” “Udah mandi apa belom?” “udah gosok gigi apa belom?” “udah berenang d sumur apa belom?” #Eh

Ya pokoknya yang begitu begitu lah…..

Terus kalau begini termasuk bentuk perhatian nggak? Baca lebih lanjut

PPT (Para Pencari Takjil)

Pernah punya niat buat dapet buka gratis di masjid nggak??? Sebelumnya saya nggak pernah mikirkan yang beginian. Tapi, berhubung di semester ini saya dan teman-teman banyak melenyapkan uangΒ  (hehe), jadi terpikir deh untuk cari buka gratisan! Hahaha

Β 

Sumpah! ini baru yang pertama kalinya saya datang ke masjid jami’ dengan niat mendapatkan kupon gratis berbuka puasa… :mrgreen:
Awalnya saya diajak teman…
“PPT yuk!” katanya
“Apaan tuh?”

“Para Pencari Takjil… Haha. Kalo kita ke masjid. Nanti bakal dapet kupon buka gratis…”

Tanpa pikir panjang saya dan teman-teman lain yang mengalami kanker (kantong kering) berangkat ke masjid!

#Umm…. Sebenarnya ini cerita memalukan… Hehe. Jangan ditiru yaa…

Saya dan yang lainnya berangkat ke masjid jam 16.00 WIB. Kata teman saya, “biar nggak kehabisan!” makanya berangkatnya nggak terlalu malam. Sampai di sana kami celingak celinguk…. Kebingungan cari orang yang biasanya memberikan kupon. Pengalaman tahun lalu (kata teman saya) kuponnya dikasihkan waktu kita memasuki gerbang masjid… Tapi kali ini nggak ada!

Baca lebih lanjut

Cerita Si Serakah

Akhirnyaaa…. Saya bisa pulang kampung setelah satu bulan melakukan PBL (Pengalaman Belajar Lapangan) di desa!!! Senangnyaaa… ^^

Kumpul dengan keluarga di bulan ramadhan memang benar-benar moment yang sangat menyenangkan dan berharga…

Malam ini saya masih dirumah, besok tanggal 2 Agustus harus balik lagi buat nuntaskan laporan… Hemmmhh… Semangaaat!!! >,<

Waktu datang ke rumah,,, wuihh… Saya udah cuap-cuap cerita tentang PBL sama ortu…. Sampe capek nih mulut… Hehe

Malam ini sebelum terawih kami kumpul-kumpul lagi. Awalnya kami cerita tentang banyak topik, tapi nggak tau kenapa kami kok jadi ngomongin topik tentang orang yang serakah ya…

Cerita ayah:

“Ada nih cerita tentang orang serakah…. Disuatu acara, semacam selametan gitu. Setelah acara selesai para undangan boleh ngambil kue. Yang hadir kan kebanyakan anak muda, ada salah satu anak yang serakah. Dia ambil kue (kue klepon) trus ditaruh di kopiahnya, setelah itu dia ambil kue lagi. Teman-temannya pada berebut, dan waktu rebutan itu ada yang tau kalau di anak serakah udah naro kue di dalam kopiah yang dipakainya. Waktu berebut mengambil kue, dengan sengaja temannya memukul kepala si anak serakah itu. Kue yang ada di dalam kopiah anak serakah itu adalah kue klepon (kue yang terbuat dari beras ketan berisi gula, yang kalau dimakan dia akan meletus dan gula di dalamnya akan meleleh). CROOOOTT…. Meleleh lah gula merah dari dalam kopiahnya memenuhi kepala anak serakah itu….” πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

saya dan ibu ngakak nggak abis dah denger cerita ini….Β  Bayaran untuk orang serakah…..

Ayah cerita lagi:
“waktu panen kopi, Pak -tiiit- suka membawa kopi dari kebun tempat ia bekerja. Padahal itu tidak boleh! Bagiannya hanya dibagikan kalau panen sudah selesai. Jadi kalau pulang kerja, dia sudah bisa menikmati kopi hasil keserkahannya itu, sedangkan pekerja lainnya belum. Lama-kelamaan pekerja lainnya mengetahui perbuatan Pak -tiiit- tersebut. Karena kesal, tanpa sepengetahuan Pak -tiit- kopi yang suka dibawa olehnya dicampur dengan cabe. Jadi kopi pedas!” πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

Haduuuh….. Makanya, jadi orang jangan serakah,,,,
Semoga dari cerita sederhana ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua… πŸ˜€

Sekiaaan πŸ˜€