Tau kah kamu?
seiris hati ini adalah ranting-ranting kecil
mudah gugur di tampar angin yang tergelincir
mudah patah tersenggol tetesan hujan yang terperosok
mudah hancur terinjak ulat yang bergelut
Tau kah kamu…
seiris hati ini kini tergores karena sebilah janji
perihnya terus dibawa oleh waktu yang buta
Ia tak mengenal apa itu akhir
cobalah bisikkan padanya tentang sebuah pemberhentian
agar dia bisa berhenti sejenak
dan menitipkan rasa perih pada kehilangan
biar mereka berjalan beriringan
dan agar seiris hati ini menjadi baik kembali…



