Arsip Penulis: anislotus

Tentang anislotus

Selalu semangat dan Bahagia^^
 
 

Perahu yang Sama

Pernah kita dayung bersama sebuah perahu,

Namun sadarkah kau?

Sebenarnya kita tidak pernah berada dalam perahu yang sama

Kita mendayung perahu masing-masing, beriringan

Gelombang membuatku takut

Aku tak ingin perahu kita terbalik dan tenggelam

Perjalanan masih jauh…

.

Kita tidak pernah berada dalam perahu yang sama

Ketika kuhentikan dayung ini

Ada harapan yang mungkin tak terungkap

Bahwa aku ingin berada di perahu yang sama denganmu

Mendayung bersama

Hingga sampai ke tujuan

Karya: Anis Lotus

Categories: Cinta, Karya Lotus, Puisiku | Tags: , , | Tinggalkan komentar
 
 

Yeah! Kawah Ijen Again!

Walaaa….. Untuk yang kedua kalinya saya sampai di puncak Kawah Ijen! Padahal sebelumnya, di tulisan “Touring Sehari“, saya sampe sumpah-sumpah nggak mau balik lagi ke tempat ituuu! Ternyata…..

Kali ini saya mendaki ke puncak kawah ijen bersama teman-teman Public Health Universitas Jember angkatan 2009. Perjalanan ini nggak kalah seru dengan perjalanan sebelumnya. Kalau sebelumnya yang bikin seru itu adalah jalannya yang menantang banget, sekarang jalan yang rusak parah itu sudah berubah menjadi mulus luuusss banget! Mantep pokoknya dah… Beda banget sama yang sebelumnya. Nah, yang menantang pada perjalanan kali ini adalah, kami berangkat jam 11 malam dari kota Bondowoso dengan tujuan agar sampai disana sekitar jam 2 atau jam 3 sehingga bisa menikmati indahnya api biru!

Jadi dari Jember kami berangkat sore-sorean, dan sampai di Bondowoso malam hari. Kami sebanyak 21 anak, menumpang di rumah salah satu sobat, yang kebetulan lagi kosong. Aturannya, kami sudah harus tidur pada jam 9 malam, biar nggak ngantuk di perjalanan. Tapi ternyata, peraturan itu ada untuk dilanggar. Bukannya tidur, malah main di alun-alun sampai malam. Jadilah, gak ada satu pun yang tidur sampai kita berangkat.

Nah, akibat nggak istirahat dan hawa dingin, perlu perjuangan untuk sampai puncak. Apalagi, sebagian dari kami baru pertama kali naik ke puncak Ijen. Bentar-bentar break… Baru jalan dua meter, break… Hadeeeh. Akhirnya, tidak sesuai dengan yang kami rencanakan, api biru sudah lenyap. Sampai puncak, teman-teman malah pada tidur. Hahaha

This slideshow requires JavaScript.

Yah, tapi yang terpenting adalah kebersamaan. Ini akan menjadi salah satu moment berharga kami saat tua nanti :) . I love you FKM’09.

Tulisan ini saya buat tanggal 10 Februari 2013 dan baru saya edit tanggal 2 Februari 2014 :mrgreen:

Categories: happy, jalan-jalan, Moment-Moment, Petualangan | Tags: , | 6 Komentar
 
 

Pesona Teluk Hijau (Green Bay, Banyuwangi)

Jalan-jalan (men) saya kali ini adalah ke se buah tempat yang EPIC banget bernama Teluk Hijau (Green Bay). Bener banget sih dibilang teluk hijau, karena airnya memang bener-bener hijau meeen…

Kali ini kami hanya berempat dan seperti biasanya, kita bolang “naik motor”. Minggu pagi, tanggal 22 Januari, kami berangkat dari jember menuju kota Banyuwangi. Kita sampai di Banyuwangi tengah hari. Banyuwangi Hot bangeet… dan kita nggak yakin mau terus ngelanjutin perjalanan ke Teluk Hijau hari itu juga. Akhirnya, kita putuskan buat istirahat dulu di salah satu rumah sobat, di daerah Purwoharjo.

Keesokan harinya, tanggal 23 Januari, kita berangkat pagi-pagi sekali dari Purwoharjo menuju kawasan Taman Nasional Merubetiri. Awalnya, kami percaya diri bisa sampai tujuan tanpa hambatan yang berarti, paling ya kesasar-sasar dikit, nanti bisa tanya sama penduduk sekitar. Ternyata…. Kami kesasar banget sampai gak tau harus ke arah mana. Daripada kelamaan cari jalan dan akhirnya kesiangan sampai di Teluk Hijau, kami putuskan untuk mampir lagi ke rumah salah satu sobat yang ada di Pesanggaran untuk mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap. Dari Pesanggaran, kami langsung menuju lokasi Teluk Hijau. Kira-kira perjalanan selama satu jam telah kami tempuh tanpa nyasar lagi, dan akhirnya sampailah kami di Kawasan Taman Nasional Merubetiri.

Sebelum masuk, kita harus ijin dulu sama bapak petugas, baru deh melanjutkan perjalanan. Dari pintu gerbang, jalan udah berbatu nih, jadi kita harus konsentrasi ekstra. Beberapa kali teman kami yang dibonceng harus turun karena takut jatuh tergelincir. Yah, sebelas dua belas lah sama jalan ke Ranu Kumbolo.

Kira-kira setelah 15 menit perjalanan, kami sampai di……….. tempat parkir. Tempat parkir? Iya men, tempat parkir, jadi kita ke Teluk Hijau itu masih harus jalan kaki sekitar 500 meter gitu… Seru kan? Hehehe

Perjalanan di Mulai!

Perjalanan di Mulai!

Semangat!

Semangat!

Di tengah perjalanan

Di tengah perjalanan

Nah, sepanjang perjalanan 500 meter ini ada dua kategori cerita yang mau saya ceritakan. Pertama adalah cerita seru, yang kedua adalah cerita sial! Baca lebih lanjut

Categories: happy, jalan-jalan, Moment-Moment, Petualangan | Tags: , , , | 8 Komentar
 
 

Ekspedisi Ranu Kumbolo (II)

23 Desember 2013, Ranu Kumbolo di pagi hari. Benar-benar indah dan menakjubkan. Mata kami dimanjakan dengan hijaunya perbukitan dan kilau jernihnya air danau. Wajah kami tersenyum lebar. Siksa semalam terbayar sudah dengan pemandangan menakjubkan ciptaan Ilahi… Subhanallah.

Untuk beberapa saat lamanya kami masih dapat menikmati ranu kumbolo dari sisi ini dengan tenang. Namun, tak lama kemudian hujan turun lagi, membuat kami harus kembali masuk tenda dan melakukan segala kegiatan di dalam tenda.

Rencananya kami akan pindah camp ke tempat lain, yaitu tepat di bawah “tanjakan cinta”. Hujan membuat kami harus  menunggu hingga siang hari. Meski akhirnya hujan-hujanan juga karena hujan tak kunjung reda. Hujan terus turun hingga malam hari, beberapa tenda bocor dan kami kedinginan. Namun, semua itu tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan kebersamaan kami di tempat yang kami impikan. Meski berlainan tenda, kami saling sahut menyahut, bercanda, bernyanyi, bercerita. Sungguh moment yang menyenangkan di tengah guyuran hujan dan udara dingin yang menusuk. Baca lebih lanjut

Categories: jalan-jalan, Moment-Moment, Persahabatan, Petualangan | Tags: , , , | 3 Komentar
 
 

Ekspedisi Ranu Kumbolo (I)

Malam itu, tanggal 21 Desember 2013, terlihat enam belas anak sedang sibuk mempersiapkan sesuatu di sebuah kontrakan sederhana. Tas-tas ransel, matras, jas hujan, tenda, peralatan camping dan bahan makanan berserakan di ruang tengah. Ke enam belas anak tersebut dibagi menjadi empat kelompok agar mudah dalam menggkoordinasi barang bawaan. Saya termasuk salah satu anggota dari kelompok-kelompok tersebut.

Kami adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember angkatan 2009 yang sedang bersiap untuk melaksanakan ekspedisi ke Ranu Kumbolo besok pagi. Terinspirasi oleh keindahan danau alami yang berada di ketinggian 2400 Km di atas permukaan laut itu, kami bertekat untuk melakukan perjalanan terakhir sebelum hengkang dari kampus dan sebelum sibuk dengan kehidupan masing-masing.

Malam itu, kami mempersiapkan segalanya sampai larut malam. Esok harinya, tanggal 22 Desember 2013, kami berkumpul kembali di tempat yang sama pada jam 06.00 WIB. Gerimis pagi itu mengantar kami meninggalkan kota Jember menuju kota pisang, Lumajang. Tak lupa sebelum berangkat kami berdoa bersama agar diberi kelancaran dan keselamatan selama perjalanan sampai pulang kembali ke kota perantauan.

Sekitar dua jam perjalanan, sampailah kami di kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dari Senduro, kami masih harus menempuh perjalanan lagi ke Ranu Pani, kira-kira dua jam perjalanan. Kami melewati hutan, jalan berkelok dengan medan yang tidak mudah. Jalanan berbatu dan menanjak membuat motor kami susah melewatinya, sehingga saya dan teman lainnya yang menjadi penumpang, harus turun berjalan kaki sampai menemukan medan yang lumayan mulus. Yah, saat itu saya menyadari mengapa kami harus berpasang-pasangan dan mengapa perempuan tidak diijinkan menyetir.

IMG-20131225-WA0015Jalan kaki dulu… Baca lebih lanjut

Categories: happy, jalan-jalan, Moment-Moment, Persahabatan, Petualangan | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar
 
 

Jadi Judul Postingan ini APA?

Hai! Happy weekend! Dalam rangka menikmati hari Minggu yang cerah ceria ini, dengan segenap hati, jiwa, raga dan pikirian, saya berusaha sekuat tenaga menghajar rasa malas, menonjok rasa enggan dan menginjak-nginjak keinginan untuk tidur cantik lagi di dalam selimut, agar jari-jari saya mau membuka laptop dan log in ke blog sendiri! Hah! Pasalnya, saya malu sama blog ini, saya malu sama teman-teman yang bersusah payah datang untuk mengunjungi blog awut-awutan ini dan pada akhirnya tidak menemukkan postingan baru… Hiks. Menyedihkan.

Ya sudah lah, yang penting saya ada di sini sekarang. Menjelajahi blog sendiri, mengganti beberapa url blog sahabat yang berhasil menangkap basah saya yang sudah berabad-abad tidak blogwalking dan dengan tega menelantarkan blog ini sampai bersawang. Maaf, sudah lama tidak mengunjungi kalian sampai-sampai tidak sadar kalau kalian sudah tidak tingggal di alamat url blog itu begitu lama. Hemh.

Saya masih di sini, menikmati kosan tercinta sebelum besok kembali ke kampung halaman untuk melaksanakan tugas akhir yang kelihatannya tiada akhir. Tapi saya tetap berharap ada akhir dari tugas akhir ini. Karena akhirnya saya memutuskan untuk tidak menargetkan apa pun untuk tugas akhir ini supaya dapat saya akhiri dengan tenang tanpa perlu memikirkan kapan tugas akhir ini akan berakhir. Yah, akhirnya saya tetap harus menjalaninya sampai akhir dengan akhir yang cantik dan tidak terburu-buru. Semoga saya bisa membuat akhir yang demikian. Amin. #ngomong apa sih?

Okeh, sekarang apa lagi? mau cerita tentang petualangan saya di tempat peneitian kemarin sih sebenernya, tapi kok rasanya nggak bakal nyambung sama tulisan saya yang asal njeplak di atas yak? Ya sudah lah, kan di awal tadi bilangnya dalam rangka menikmati hari minggu. Bisa login ke blog sendiri kaya gini aja udah bagus kan? Iya kan? Hahaha

Sebenernya, saya nggak tau harus nulis apa karena stok tulisan saya di draft lagi kosong, dan hanya demi menunjukkan bahwa saya ini blogger yang malas #eh, demi menunjukkan bahwa saya ini blogger yang eksis, meski eksisnya penuh perjuangan menghajar si MALAS. Haha. “Sebenernya” dari yang paling benar-benar “se-be-ner-nya” seperti yang saya katakan sebelumnya, saya hanya ingin mengucapkan “HAPPY SUNDAY!” dimana setelah Sunday itu adalah Monday, yang mana Monday itu adalah first day of the week dan biasanya akan membawa sindrom kemalasan dan keengganan untuk meninggalkan kenikmatan weekend. Yah, tetap semangat! Tetap suguhkan segala kebaikanmu di hari Minggu ini agar esok hari tiada penyesalan untuk meninggalkannya :D

Jadi judul postingan ini APA? Apa ya? “HAPPY SUNDAY” aja deh… Hehe. Maaf, postingan ini menyesatkan bagi yang mengharapkan tulisan dengan content bermanfaat. Bener-bener gak penting :mrgreen: #kabur

Categories: Moment-Moment | Tags: , , , , | 4 Komentar
 
 

Jember Fashion Carnaval (JCF) 2013

Tidak seperti janji saya yang akan selalu tekun mengerjakan skripsi dan nggak mau jalan-jalan kemana pun sampai sidang nanti, kemarin tanggal 25 Agustus komitmen saya runtuh untuk tidak nonton Jember Fashion Carnaval (JFC). Alasannya adalah “Kita kan sudah semester akhir nih, kapan lagi nonton JFC bareng-bareng? Tahun depan belum tentu loh…”  OKE! BERANGKAT! :mrgreen: .

Jember Fashion Carnaval (JFC) di adakan setiap tahunnya dan kali ini sudah merupakan JFC yang ke-XII. Karnaval fasion ini diadakan di sepanjang jalan protokol Jember, Jawa Timur, sepanjang 3,6 kilometer dan diikuti oleh 750 peserta dengan tema “Artechsion”. Tema  tersebut menampilkan sepuluh defile, yaitu Tibet, Betawi, Beetle, Art Deco, Bamboo, Canvas, Spider, Tribe, Octopus dan Venice.

Awalnya kami ingin nonton di sekitaran Jl. Sultan Agung, tapi karena terjadi miss komunikasi, akhirnya kami menunggu di Jl. Gajah Mada. Kami menunggu sekitar jam 12.30 WIB dan karnavalnya baru sampai Jl. Gajah Mada sekitar jam 15.30. Yah, meskipun para peserta karnavalnya sudah pada lemes dan ada beberapa yang tumbang, tapi kami berhasil mengabadikan beberapa foto peserta karnaval.

This slideshow requires JavaScript.

Foto ini diambil oleh teman saya dari hasil perjuangan berdesakan dengan penonton lainnya. Meskipun capeknya minta ampun, tapi seru banget kalo bareng temen-temen.

Tahun depan, semoga bisa nonton lagi ditempat yang lebih strategis dan nyaman :D .

Categories: happy, jalan-jalan, Moment-Moment | Tags: , , , , | 8 Komentar
 
 

Bendungan Sampean Baru, Bondowoso

Holaaa….. Sudah lama saya tidak menjamah blog tercintah ini! Masalahnya adalah… Masalahnya…. Tetap sama. SKRIPSI. Bener-bener deh, kalau ada pilihan “UAN” atau “SKRIPSI”? Gak pake mikir panjang pasti saya pilih “UAN”! Skripsi benar-benar seperti drakula yang menghisap seluruh energi, darah, otak, lemak, pikiran, perasaan  -hiperbola :mrgreen: -.

Haahh… Tapi saya menyadari bahwa ini adalah proses yang harus saya lewati. Gak boleh berhenti dan menyerah! Pelan tapi pasti yang penting lulus! Sekarang gitu aja deh mikirnya, biar gak terlalu tertekan juga sama skripsi… Toh jalan hidup orang beda-beda kan? Dan jalan hidup gak selamanya mulus seperti yang kita rencanakan.

Kok jadi ngomongin skripsi sih??? Maksud hati kembali menjamah blog untuk melupakan skripsi sejenak, malah ngomongin itu lagi…. Siapa yang salah coba?……………..  Aku ya? Tuing tuing tuing :mrgreen:

Okeh, sebenernya yang ingin saya ceritakan adalah…

Taraaaaaaa!

This slideshow requires JavaScript.

Pasca lebaran kemarin saya sempat jalan-jalan ke tempat favorit bersama sahabat saya yang tidak bisa disebutkan namanya disini, jadi saya sebut “You don’t know who”.

Tempat ini bernama Bendungan Sampean Baru. Lokasinya di Desa Bunutan Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso. Sederhana sih tempatnya, tapi mantep banget buat merenung dan menghilankan stress. Kota Bondowso nggak punya danau alami, jadi cuma tempat ini yang bisa dikunjungi kalau ingin dapetin suasana danau yang menyejukkan hati.

Bersama dengan “You don’t know who”, saya menjelajahi bendungan sampean baru dan berfoto ria sampai matahari tenggelam. Cukup asik sebagai pasokan energi untuk menghadapi skripsi keesokan harinya. Skripsi lagi!! Aaargh!!

Hehe…  Sudah cukup sekian yang ingin saya ceritakan. Mungkin bisa menjadi bahan referensi jalan-jalan buat kamu yang tinggal di Bondowoso atau pun buat kamu yang lagi mampir di Kota Bondowoso. Sukses buat kalian semua :D

Categories: jalan-jalan, Moment-Moment | Tags: , , , | 10 Komentar
 
 

Di Jam dan Menit yang Ini

Di jendela tak berkaca itu aku bisa mendengar suaramu

Tersenyum dan sesekali tertawa mendengar candamu

Di jam yang ini dan menit yang ini,

Aku biasa duduk di sana mendengar semua ceritamu

Kini aku sedang menatapmu lewat memori itu

Ingin rasanya melompat merobek tirai waktu dan kembali ke masa itu

Menyeret memori kita untuk tinggal di jam dan menit ini yang kurindukan

Hah, sudahlah

Ku tutup saja mimpi itu

Ku kembalikan semua pada tempatnya

Sekarang, di jam dan menit yang ini

Aku berdoa agar bisa tersenyum untuk mendengar kisahmu di masa yang akan datang

Categories: Cinta, Karya Lotus, Kenangan, Puisiku | Tags: , , , | 8 Komentar
 
 

Belajar Puasa

 

Selamat datang bulan Ramadhan yang penuh berkah! Bulan Ramadhan datang, berarti waktunya umat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh! Semangat!

Kalau udah gede gini, puasa Ramadhan pasti bukan masalah lagi ya? Udah biasa mah ama yang namanya puasa (apalagi anak kost :mrgreen: ). Nah, gimana dengan puasa Ramadhan dimasa kecil kamu? suka bolong-bolong nggak? Pernah puasa bedung nggak? Pasti pernah dong, hahaha. Postingan ini menceritakan pengalaman saya belajar puasa waktu kecil dulu. Pengalaman yang pastinya sobat semua juga pernah mengalaminya. Berbagi cerita dan pengalaman masa kecil itu memang menyenangkan, syukur-syukur bisa bermanfaat. Mungkin bisa sedikit membantu untuk sobat-sobat semua dalam melatih adiknya belajar puasa.

Menurut cerita Ayah dan Ibu, saya bisa puasa full time sehari penuh dan sebulan penuh tanpa bolong saat umur saya menginjak enam tahun. sebelumnya ya sama seperti anak-anak lainnya, saya juga suka bolong-bolong puasanya. Baca lebih lanjut

Categories: family, Moment-Moment, motivasi, Pengalaman | Tags: , , , , , | 4 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d bloggers like this: