Penemuan Baru (Menangani anak kecil yang nakal: balita-kelas 2 SD)

Hehe… Penemuan baru lagi! Ini tentang cara mengatasi anak kecil yang nakal. Pernah ketemu sama anak kecil yang nakal dan sulit di atasi? mungkin dengan pengalaman saya ini bisa sedikit membantu karena baru-baru ini saya nyadar kalo saya selalu bisa menangani anak yang nakal. :mrgreen:

Mungkin ini semua karena saya punya adik laki-laki yang nakalnya belum tertandingi oleh siapa pun! Adik saya ini benar-benar nakal sampai Ayah dan Ibu kehabisan akal! Nakal adik saya ini termasuk nakal sejak lahir… Dari kecil kerjanya melempar barang, merusak barang dan membunuh hewan. Sudah nggak terhitung barang yang di rusak oleh adik saya ini! Waktu belajar merangkak dia sudah bisa memecahkan kaca lemari yang besar, waktu belajar jalan dia nginjak-nginjak mainan saya sampai rusak,  waktu tumbuh gigi dia suka gigit-gigit semaunya di tubuh orang, waktu dia ngamuk semua barang bisa pecah berkeping-keping, waktu dia geregetan anak ayam dipeluntir lehernya sampai mati, waktu dia bermain, anak kucing mati melotot di lempar dengan satu kaki dengan satu tangannya, dan lain sebagainya yang bikin orang geleng-geleng kepala. Tapi herannya banyak orang yang naksir sama adik saya ini, apalagi pasangan suami istri yang nggak punya anak laki-laki. Mereka bisa ngasih apa saja untuk adik saya ini!

Saya bukan kakak yang baik, saya selalu naik darah kalau lihat adik saya ini! Makanya setiap hari kita nggak pernah absen dari yang namanya “tukaran/berkelahi”. Sudah banyak gaya tukaran yang kami lakukan. Mulai dari adu mulut, tonjok-tonjokan, sekam-sekaman di kamar mandi, ngerusak pintu kamar mandi sampai lempar-lemparan barang yang bikin kami luka. PERLU DIPERHATIKAN, tindakan kami ini sangat ekstrim dengan keadaaan orang tua kami yang cinta damai dan lemah lembut. Makanya, siapa pun bisa geleng-geleng kepala melihat perbedaan ekstrim ini. Orang tua kami saja sampai menganggap adik saya ini kemasukan jin. Sempat juga beberapa kali dibawa ke orang pintar (bukan dukun lho ya… Semacam orang yang tingkat ibadahnya tinggi sehingga bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang biasa). Tapi katanya adik saya ini memang asli nakal dan dia istimewa makanya harus dijaga baik-baik.

Nah, mungkin dari situ lah saya belajar bagaimana menghadapi adik/ anak kecil yang nakal. Jadi, ada beberapa cara yang saya lakukan dalam menghadapi anak kecil yang nakal. Namun ini bukanlah cara yang saya pakai untuk menghadapi adik saya karena cara ini sama sekali tidak mempan untuk dia. Ini hanya imbas karena saya terlalu sering berhadapan dengan adik saya yang nakal. hehe

  1. Buat adik itu terkesan. Keluarkan keahlian-keahlian yang bisa bikin anak nakal itu terkesan. Misalnya, biasanya anak kecil kan suka caper tuh, dia kadang menunjukkan beberapa mainan kesukaan dan menunjukkan keahlian mereka dalam bermain. Nah, kita harus menunjukkan keahlian yang lebih dari anak itu! Di jamin, dia pasti nempel dan nurut sama kita! haha.
  2. Katakan kata-kata yang baik dan memuji meskipun geregetan. Kalau mereka nakal, jangan dimarahi tapi puji mereka. Misalkan Si Mamat nggak mau diem, “Mamat kan pinter, kalo disuruh diem ya diem nggak nakal lagi”. Atau yang paling ampuh adalah jangan ngomong langsung sama anaknya, tapi ngomong hal baik tersebut pada seseorang di hadapan anak nakal tersebut. Dijamin deh dia bakalan jadi anak penurut sesuai dengan yang kita mau.
  3. Beri kasih sayang. Siapa pun di dunia ini pasti ingin disayangi dan di perhatikan. Anak nakal pun begitu, dia nggak bisa ditenangkan tanpa kasih sayang. :D
  4. Kalau masih tetap nakal ya maklumi aja, namanya juga anak kecil ( hehehehe).  Tapi kalau sudah kelewat batas perlu juga dimarahin lho…. Memperingatkan, memarahi dan menasihati itu perlu agar anak tau mana yang salah dan mana yang benar.

Berkat cara ini saya bisa menaklukkan adik-adik sepupu saya yang nakal yang bahkan ibunya sendiri tidak bisa menanganinya. Ada adik sepupu saya nakalnya mirip dengan adik saya. Berhubung dia bukan adik saya, maka saya bisa menghadapainya (hehe). Dia ini jahilnya minta ampun! Kalau kamu duduk dekat dengan anak ini maka kamu nggak akan luput dari tendangan ke kepala, perut dan punggung, dari jambakan dan pukulan juga, tidak peduli kamu laki-laki atau perempuan. Karena saya pernah belajar karate, sekalian saja saya ajak main silat-silatan dengan teknik karate. Akhirnya saya bisa menaklukannya. Hehehehe. Begitu pula dengan adik nakal yang lainnya, selama ini saya berhasil membuat mereka semua jadi nempel dan patuh sama saya. hahaha

Mungkin cara ini bisa dicoba buat kalian yang punya adik nakal. Siapa tau berhasil juga seperti saya!

Oya, ada catatan juga tentang adik saya. Sampai saat ini saya belum bisa sepenuhnya menaklukkan adik saya. Mungkin ini semua karena saya tidak bisa sepenuhnya menjadi kakak yang baik. Terkadang saya bertindak semau saya dan tidak menghargai adik saya, terkadang saya terlalu cerewet atau terlalu pelit. Padahal sekarang adik saya sudah lebih baik sikapnya. Cara yang saya tau untuk menciptakan suasana nyaman dengan adik saya adalah dengan komunikasi yang baik. Mendengarkan dan menanggapi semua ceritanya, memberi saran, saling menghargai dan memberikan kasih sayang. Hal yang saya tahu tentang apa yang adik saya sukai dari saya adalah saya orang yang pintar membuat sesuatu yang menurut orang lain biasa saja menjadi sesuatu yang tidak biasa dan patut diperhatikan. Selain itu. mungkin juga karena saya kakak yang manis ( :roll: :P ) dan lugu, tidak suka bergaya aneh-aneh dan punya pendirian, itulah mengapa adik saya senang membonceng saya dengan motornya dan senang memakai baju dengan warna yang sama. haha.

Oya catatan juga tentang adik saya lagi dan adik-adik nakal yang lainnya. Nakal yang saya maksud untuk adik saya dan adik-adik nakal yang lainnya ini bukan nakal seperti anak nakal yang salah pergaulan. Hanya saja mereka terlalu aktif, keras kepala, jahil atau bahkan terlalu banyak ide dan kreatif. Jadi sebenarnya mereka punya hati yang baik dan bisa menangis dan sakit hati bila kita tidak memperlakukan mereka dengan benar.

Yup itu saja, semoga bermanfaat! :D

About these ads
Categories: family, kreatif, Moment-Moment, Pengalaman, unik, lucu dan konyol | Tags: , , , | 41 Komentar

Navigasi tulisan

41 gagasan untuk “Penemuan Baru (Menangani anak kecil yang nakal: balita-kelas 2 SD)

  1. uiish

    sore mba mau tanya saya punya ponakan umurnya 9thn dari bayi gak pake asi udah gde nakalnya mnta ampun udah tangan gk bs diem sgala di sentuh di main2in mulutnya jg gk bs diem klo di nasehatin gk denger malah ngmong gkkaruan psing sy sk emosi klo ada dia skolah jg gk naik klas udah gk bs baca pula tiap bljar d dampingin gk bisa diem

    • sabar mbak… kebanyakan anak dengan susu formula tinggi gula memang hiperaktif…
      saya nggak bisa kasih saran apa-apa kecuali sabar dan hadapi dengan lemah lembut :)
      untuk solusianya mungkin bisa ditanyakan kepada yang lebih ahli…

  2. Avi

    Mau nanya juga nih ! Gimana cara ngajarin anak supaya cinta sama belajar agar pintar ,?

    • wah, kalo itu saya gak ada pengalaman, tapi mungkin bisa dimulai dari menumbuhkan minat bacanya. coba baca pengalaman saya tentang menumbuhkan minat baca. cuma cerita pengalaman aja sih, siapa tau bisa bermanfaat :)

  3. Avi

    Umm.. adik saya sih ga terlalu bgtu mb. Cuma kadang” ga bisa di control, sekarang sih Alhamdulillah dgn saran yg mb kasih, adik saya jd penurut walaupun kadang masig bandel ! :’)

  4. Mba saya sebagai baby sitter .
    Anak majikan saya nakalnya minta ampun.
    Waktu kecil sukanmukul saya,
    Dan sekarang sudah besar suka ngintip saya mandi dan tidur.
    Saya kwatir mba

    • memangnya sekarang umur berapa Mbak? udah remaja kah?
      Kalau sudah remaja, itu nggak wajar mbak,,, perlu dikomunikasikan sama orang tua, mungkin bisa membantu. Tapi dengan cara yang baik,,,
      kalau masih kecil, saran saya, coba dinasihati dengan baik dan cari tau juga penyebab anak itu bersikap seperti itu. Sekali2 mungkin perlu dimarahi kalau keterlaluan. Kalau mbaknya nggak bisa menangani, lebih baik komunikasikan dengan orang tuanya… itu saran saya mbak, semoga bermanfaat. selanjutnya mungkin bisa dikomunikasikan dengan yang lebih ahli :)

  5. kalo adik suka jajan kelewatan, minta ini minta itu, trus g komit sama yang ia katakan gimana ya??

  6. aprilliarasdianti

    Lucu, thx y bisa jd mskan positif

  7. Kinan Bagus

    Mba, tapi adikku kan umur 8 tahun ya, kelas 3 SD. Nakalnya tuh bukan nakal yang kaya’ mba sebut diatas. Dia pernah nonjok saya, berkata kotor ke saya, malah kalo aku sedih dia malah seneng. Guru ngaji saya aja sampe kewalahan sama sikapnya. Masa mau sholat sajadah ditendang coba? Orangtua saya emang kurang tegas. Bilangnya sih dia belum ngerti dan masih kecil. Masalahnya dia “nakal” nya itu ke saya dan oranglain aja kecuali orangtua saya. Jadi kalo aku ngadu mereka gaakan percaya. Duh, kapan bisa berubah ya? Sudah kewalahan nih, kalo mau dibawa ke psikolog mama sama papa pasti gamau gitu. Kira2 dikasi bukti apa ya supaya orangtua saya percaya? Makasih ya mba..

    • wah, 8 tahun udah gede ya…
      saya jawabnya berdasarkan pengalaman saya ya… soalnya gk mau sok tau untuk jawab masalah yang beginian. hehe
      jujur saya juga pernah ditonjok ama adik saya… hehe
      tapi sekarang saya nyadar, kalo nggak sepenuhnya itu kesalahan adik saya. kita sebagai kakak juga salah. kenapa adek kita bersikap begitu pada kita? kenapa kita nggak bisa jadi kakak yang disayang dan dihormati sama adik sendiri? itu berarti ada masalah juga dalam diri kita sebagai kakak…
      kalau saya dulu kesalahannya adalah terlalu menuruti ego, nggak mau ngalah sama adik, nggak mau bersikap lembut, nggak mau memuji waktu dia melakukan hal yang baik. padahal kalau adik saya dibegitukan dia luluh kok, dia jadi baik sama saya. coba deh, cari tau apa kesalahanmu sebagai kakak….

      umm… emang ortumu nggak pernah marah sekalipun sama adikmu kalau dia nakal ya? kalau benar gitu berarti ya memang bisa dikatakan ortumu kurang tegas. tapi kalau ortumu pernah marah waktu adikmu keterlaluan… menurutku belum bs dikatakan tidak tegas…

      saranku, kamu harus bisa jadi kakak yang disayang dan dihormati adikmu…. Alhamdulillah sekarang adikku nggak kaya dulu… hehe

  8. Polita Ayu

    btul bngetz tuch smua klakuan2 yg ditulis diatas….
    (adik saya malah lebih parah lagi.. )
    trima kasih ya, atas tips2nya…
    tetapi…
    sayang sekali,,,, sudah dicoba semua tai gagal total…
    huuuuhhh…. capek nich…

    • hahaha,,,,
      kayax ini emang perlu keahlian khusus sob… kwkw

      ya udah sabar aja, kasih contoh2 yang positif aja, lama2 dia bakal niru kok… :D

  9. Kalo anak saya nakalnya minta ampun dechhh…..semakin dilarang semakin menjadi-jadi nakalnya,gmnay cara’y biar g nakal

    • kalo cara biar gk nakal, mohon maaf saya nggak bisa jawab mbk nita… hehe
      soalnya ini juga pengalaman saya dengan adik2 sepupu saya yang tujuannya biar nurut…
      mungkin bs dicoba untuk langkah awal, selanjutnya sy sarankan tanya sama yang lebih pengalaman saja biar mantep gitu mbak.. :D

  10. Yuni

    Anakku kelas 2 SD.nakalnya ampunn..pokoknya kumplit.dr berkata kotor.sampe memukul tanpa sadar..gmna cara mengatasinyaa..selalu berteriak jika meminta tolong,thanks

    • hehe…. Mbk Yuni,,, saya bukan psikolog anak lho ya… ini cuma pengalaman aja,,,
      mumpung masih kelas 2 SD ya mbk… bisa diperbaiki, kalo nggak takutnya kebawa sampe gede…
      biasanya, anak mencontoh dari apa yang dilihat…
      mungkin dalam keluarga mbk ada yg suka bersikap tidak baik yang tanpa sadar ditiru sama anak mbak… misalkan marah2, atau berkata kotor di depan anak mbk,,, kalau ada, segera dihilangkan kebiasaan seperti itu mbk…
      atau dari lingkungannya mbk… dipantau aja… kalo memang salah ya dimarahi aja, marah nggak perlu dengan kekerasan, tapi kalo keterlaluan perlu juga mbk,,, misalkan dicubit…
      adek saya dulu sempet gitu, waktu kecil suka berkata jorok (pengaruh dari lingkungan) suka mukul, dll…
      tapi ayah dan ibu saya tegas… dan dalam keluarga kami memang nggak ada yang berperilaku seperti itu. Ayah dan ibu tidak pernah bertengkar di depan anaknya, tidak pernah menunjukkan kesusahan di depan anaknya, pokoknya d depan anak diusahakan berperilaku sebaik mungkin…
      jadi dengan perilaku keluarga yang tidak mendukung, ditambah ketegasan orang tua, perilaku jelek itu lama2 bisa hilang…

      gitu aja sih mbk yang saya tau… semoga bermanfaat :D

  11. adelcah gameMER SEJATI

    kalo aq sih langsung hajar lalu aq banting di kamar tidur lalu dia nangis dan saya puas (saya suka kalo ada anak kecil nagis he he he)

  12. luar biasa……terima kasih atas share tipsnya. semoga menjadi seorang konsultan nih

  13. luar biasa..terima kasih atas share tipsnya

  14. Nah semua yang di atas tuh… terjadi pada anak saya hahahaha…. meskipun geregetan jadi ngga pengen marah… soalnya kalau pas mau dimarahin, eh dia malah bikin muka lucu… hehehe…. Selalu beri kasih sayang, pujian, arahan yang baik untuk anak2…

    • yup bener tuh….
      anak kecil selalu ada-ada aja. hehe
      sebentar bikin kesel, sebentar lagi bikin gergetan, sebentar lagi bikin ketawa :D

  15. Kalau tambahan dari saya, pikirkan apa yang mungkin dia pikirkan, dan berikan yang mungkin dia inginkan…

  16. Tina Latief

    Katakan kata-kata yang baik dan memuji meskipun geregetan.

    katakan saja “selamat ya, kamu berhasil;’ atau “alhamdulillah, adik berhasil” pujian bisa digantikan dengan kata-kata positif, sebenarnya bukan nakal sebutannya. Anak itu belum mengerti apa yang kita maksud sehingga tidak bisa memproses pesan yang kita berikan sesuai yang kita (orang dewasa inginkan). Nakal itu apa sih? itu kan sebutan orang dewasa saja. anak mana tahu nakal itu apa kalau orang dewasa tidak mengenalkannya..

  17. Hmm… kayaknya bakat jadi seorang guru sudah menurun ke Anis. :)

  18. Ngakak inside ….
    Adeknya ajaib betul yaaa :D

    Tips yang paling jitu yang ke-4 alias biarin aja :D
    selamat jadi kakak yang baik, Anisss :D

  19. dunia anak2 mmg kerap diisi dengan “kenakalan2nya”….dibutuhkan extra sabar untuk menanganinya…:D

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d bloggers like this: