Buram

Ku tulis kisah terang di kertas buram dengan tinta bening

Kisah ini selalu menggelantung di setiap mata

Yang dapat menjadi benalu di setiap hati

Yang bisa mengikat selayaknya pita yang menghias

Yang menjadikan palang bagi jalan angan

dan membuat dunia bagai tak berpenghuni

Ku tulis kisah itu di atas kertas buram dengan tinta bening

Itu kisah pertemuan semu yang tak punya ujung dan akhir

yang adalah hanyalah seperti merasakan angin segar dan pemandangan yang indah

dari gudang busuk yang terkunci…

Kemudian turun hujan

Yang membuat pikiran di luar pemikiran inibimbang, berharap, menyangkal, kadang ingin kembaliNamun pikiran itu seakan tak kunjung sampai pada pilihannya

Ku tulis sebuah kisah terang di kertas buram dengan tinta bening

Tak ada yang bisa mengeja apalagi membacanya…

Namun mereka selalu ingin berpikir tentang kisah itu

Meski yang terlihat hanya

Buram….

Karya: 
About these ads
Categories: Cinta, Puisiku | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi tulisan

Tinggalkan komentar, kritik dan saran mu di sini Sob... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

%d bloggers like this: